-->

Transfer Cinta Lewat Pulsa

Antara Bego dan Pertanda Sayang
.. .-.. --- ...- . -.-- --- ..- *)
PASTI kamu bingung sama arti sandi morse di atas? He he he. Coba deh kamu buka buku panduan pramuka. Ribet banget yah, harus menghapal kode-kode hanya untuk menyampaikan pesan singkat. Padahal, 1.844 sandi morse wajib dihapal lho kalau kita pengin ngirim pesan singkat lewat telegraf.

Untungnya, teknologi berkembang, kita pun nggak perlu lagi mengahapal sandi untuk telegraf. Cukup keluarkan handphone buat kirim pesan singkat. Berkomunikasi dengan siapa saja jadi semakin mudah. Apalagi buat yang pacaran. Tinggal kirim SMS I Luph You, pacar langsung senyum-senyum malu.

Tapi, dengan makin gampangnya komunikasi, aliran duit juga makin deras, termasuk buat ngungkapin sayang. Misalnya, itu tadi, mengungkapkan cinta lewat handphone. Itu kan pasti butuh modal pulsa. Nggak heran, sebagian responDet mengaku pernah mentransfer rasa cintanya dengan mentransfer pulsa buat si pacar (34,2 persen).

Di mata 39,8 persen responDet, membelikan pulsa pacar adalah pertanda sayang. Tapi, ada juga yang bilang, ini adalah ciri-ciri bahwa si pacar pemberi pulsa tergolong bego, mudah dimanfaatkan (27,4 persen).

"Ya maaf kalau aku bilang bego. Soalnya, pacaran kan belum tentu ever lasting. Rugi ah kalau sampai membelikan pulsa buat pacar," cuap Cita Ernawati dari SMAN 13.

Lagi pula, bagi Citra, rasa sayang tidak perlu menghitung rupiah. "Kan banyak cara lain buat membuktikan sayang. Malah, kalau terbiasa memberi kayak begitu, bisa bikin pacar manja lho. Bahkan, bisa malah membuat perasaannya nggak tulus," tegasnya.

Anggapan Citra ditolak mentah-mentah Alfikar Widianto. Cowok asal SMPN 32 ini termasuk yang suka membelikan pulsa buat si pacar. "Kan biar komunikasi lancar. Ini juga salah satu pengorbanan wujud sayang," katanya.

Alfikar kukuh berpendapat begitu. Padahal, pulsa yang dibelikannya pernah dipakai sang pacar ber-SMS ria dengan cowok lain. Aiks!

"Isi SMS-nya sih biasa aja. Tapi, pulsa itu kan aku yang beliin. Harusnya, ya dipakai buat SMS-an sama aku," ungkapnya. Setelah diobrolin, si cewek paham dan minta maaf. Alfikar pun kembali dengan kebiasaannya, mengisi pundi-pundi pulsa handphone si pacar.

Padahal, ada lagi pendapat lain yang bilang, mengisikan pulsa pacar adalah bentuk cari muka (18,1 persen). "Selama pacaran, aku nggak pernah ngebeliin pulsa cowokku. Bukannya pelit, tapi rasanya kok belum pantas," ujar Mariatul Khiptia dari SMA Yapita. "Nanti malah ada yang negative thinking lagi. Dikira kita ’nyogok’ dia biar tetap mau jadi pacar. Kan males," lanjutnya.

Kalau memberi pulsa mungkin sih banyak yang ogah-ogahan. Tapi, kalau dikirimi pulsa? Palingan juga langsung mengangguk-angguk setuju. Iya kan? Ha ha ha. Eh, buat yang udah dapat kiriman pulsa, jangan lupa ketikkan sandi morse di atas. Artinya romantis kok