-->

15 Caleg Depresi di Cirebon Mulai Membaik

CIREBON - Belasan caleg depresi yang melakukan pengobatan alternatif di Padepokan Ustaz Ujang Bustomi di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sebagian besar sudah membaik.

"Alhamdulillah, hari ini caleg yang mengalami depresi berat karena gagal meraih kursi legislatif sebagian besar sudah ikhlas menerima kekalahan. Mental mereka sudah ada perkembangan," tutur Ustaz Ujang Bustomi, Selasa (14/4/2009).

Ujang menjelaskan, 15 caleg yang mendatangi padepokannya sudah menunjukkan perbaikan. Namun, mereka tetap disarankan untuk melakukan pengobatan lanjutan dengan rawat jalan.

Dalam masa perbaikan mental ini, dia menyarankan kepada caleg yang melakukan terapi agar mendekatkan diri kepada Sang Khalik dengan melakukan ibadah puasa serta terus-menerus memanjatkan doa kepada Allah.

"Mereka rata-rata sudah bisa berkomunikasi kembali. Namun, kondisi mereka belum sepenuhnya sembuh total. Karenanya, untuk melakukan terapi lanjutan saya sarankan kepada mereka untuk datang kembali atau saya mendatangi kediaman mereka," tegas Ujang.

Dia mengaku padepokannya juga kedatangan ketua tim sukses caleg yang juga mengalami depresi berat. Menurut dia, ketua tim sukses yang bernama Sudrajat asal Kabupaten Kuningan ini, merupakan seorang ketua tim sukses caleg dari Partai Pakar Pangan.

"Sudrajat ini, adalah ketua tim sukses salah seorang caleg di Kabupaten Kuningan. Dia mengalami depresi berat karena hartanya habis guna mendukung caleg yang gagal meraih kursi. Untuk pengobatan seperti Sudrajat ini, minimalnya diperlukan waktu selama tiga hari guna menguatkan kembali mentalnya," papar Ujang.

Dalam mengobati para caleg depresi, Ustaz Ujang yang juga pimpinan Forum Spiritual Peduli Cirebon (FSPC) melakukan ritual khusus. Tujuannya untuk memulihkan kembali mental para pasien yang depresi berat.

"Ada yang datang sendiri, ada yang dibawa keluarganya. Para caleg yang menjadi pasien saya berasal dari Kabupaten dan Kota Cirebon, Kuningan, serta Indramayu," jelas Ustaz Ujang.